Sunday, January 6, 2013
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN
WORKING BACKWARD
TERHADAP PENINGKATAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI
MAN II BATAM TP.2012/2013
SINOPSIS PENELITIAN
Sebagai
syarat untuk memilih judul penelitian skripsi
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
RITA SRI
HERYANTI
NPM. 09.05.0.169
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN
DAN ILMU
PENDIDIKAN UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN
(UNRIKA)
BATAM
2012
I.
Judul
Penelitian
Optimalisasi pembelajaran dengan Strategi working
backward terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI MAN II Batam
TP.2012/2013
II.
Latar
belakang pemilihan judul
Belajar adalah sesuatu yang sangat aktual yang
dihadapi oleh setiap orang. Untuk itu banyak ahli membahas dan menghasilkan berbagai
teori tentang belajar, tetapi yang paling penting adalah pemakaian teori-teori
itu dalam praktek kehidupan yang paling cocok dengan situasi dan kondisi yang
ada.
Di era globalisasi ini ilmu pengetahuan dan
teknologi berkembang dengan pesat hingga mendorong masyarakat dunia khususnya
di Indonesia untuk mengikuti laju perkembangan tersebut. Untuk itu setiap kita
diharapkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuannya dalam berbagai
bidang kehidupan. Sumber daya manusia (SDM) yang sangat diperlukan saat ini
adalah SDM yang berkualitas, memiliki kemampuan dan berkreativitas diberbagai
bidang terutama dalam bidang pendidikan.
Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang
diajarkan mulai dari jenjang pendidikan dasar, selain sebagai sumber dari ilmu
yang lain juga sebagai sarana untuk bernalar, berpikir logis, analis, dan
sistematis. Matematika sangat penting sebagai pembimbing pola pikir maupun
sebagai pembentuk sikap”. Dengan terbentuknya pola pikir, sikap, nalar yang
baik, dan kemampuan dalam melakukan pemecahan masalah-masalah matematika
ataupun masalah sehari-hari pada peserta didik merupakan salah satu modal dalam
menyiapkan SDM yang berkualitas.
Dari uraian di atas diharapkan siswa mempunyai sikap
positif terhadap matematika ataupun pembelajaran matematika itu sendiri. Dengan
adanya sikap positif siswa dalam belajar matematika akan membuat prestasi siswa
tersebut meningkat. Oleh karena itu dengan meningkatnya prestasi belajar
matematika diharapkan akan baiknya daya matematis yang dimiliki oleh siswa,
daya matematis tersebut antara lain (1) Kemampuan pemecahan masalah; (2)
Kemampuan beragumentasi; (3) Kemampuan berkomunikasi; (4) Kemampuan membuat
koneksi; (5) Kemampuan representasi. Penalaran merupakan salah satu dari lima
daya matematis tersebut.
Untuk mengatasi kemampuan penalaran matematik siswa
yang rendah seorang guru harus mampu menciptakan situasi pembelajaran yang
dapat memotifasi siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran,
memberikan kesempatan kepada merekauntuk menggunakan daya nalarnyasecara
optimal. Agar kemampuan penalaran dan berpikir matematika siswa dapat
berkembang secara optimal, siswa harus memiliki kesempatan yang terbuka untuk
berpikir dan berkreativitas dalam memecahkan berbagai permasalahan. Salah satu
strategi yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah adalah strategi working backward.
Working Backward atau bekerja terbalik merupakan
salah satu stategi pemecahan masalah. Dengan memulai dari tujuan, kemudian
bekerja terbalik kepada informasi yang diberikan, jika hal ini belum dapat
dilakukan, maka dilakukan hal yang sama dan begitu srterusnya hingga semua
informasi yang dibutuhkan diperoleh.
III.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka rumusan
masalah pada penelitian ini adalah “ Bagaimanakah pembelajaran matematika
dengan strategi working backward terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas
XI MAN II Batam T.P 2012/2013.
Rumusan masalah tersebut dapat diuraikan menjadi
pertanyaan-pertanyaan penelitian sebagai berikut :
1. Apakah
peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang mengikuti pembelajaran
matematika dengan menggunakan strategi working backward lebih tinggi dari pada
peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang mengikuti pembelajaran
konvensional?
2. Bagaimana
sikap siswa setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan
strategi working backward?
IV.
Tujuan
dan Manfaat penelitian
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan
proses pembelajaran matematika melalui strategi working backward. Secara khusus
penelitian ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui
Apakah peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang mengikuti
pembelajaran matematika dengan menggunakan strategi working backward lebih
tinggi dari pada peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang mengikuti
pembelajaran konvensional.
2. Mengetahui
Bagaimana sikap siswa setelah mengikuti pembelajaran matematika dengan
menggunakan strategi working backward?
3. Penelitian
ini dapat memberikan alternative strategi pembelajaran matematika di MAN.
Sehingga akan lebih berkembang dan lebih baik pembelajaran di MAN
V.
Tinjauan/Kajian
Pustaka
1. Working
Backward
Working backward
merupakan suatu proses dalam pemecahan masalah dengan memulai dari tujuan yang
di inginkan (goal state) kemudian bekerja terbalik atau bekerja mundur pada
keadaan yang dihadapi semula (original state). Langkah-langkah strategi working
backward yaitu (1) Memahami apa yang menjadi tujuan dalam penyelesaian masalah,
(2) Memahami informasi apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah,
(3) Menggunakan apa yang diketahui pada keadaan semula untuk memperoleh
informasi, (4) Menggunakan informasi yang dipreroleh untuk menyelesaikan
masalah yaitu mencapai tujuan.
2. Penalaran
matematik
Penalaran matematik merupakan suatu proses berpikir
yang dengan cara untuk menarik kesimpulan.
3. Pembelajaran
konvensional
Pembelajaran konvensional adalah pembelajaran yang
biasa dilakukan guru dengan menggunakan beberapa pendekatan seperti pendekatan
pembelajaran langsung, pemberian contoh, ekspositori dan tanya jawab.
VI.
Metodologi
Penelitian
Penenelitian
ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui optimalisasi
pembelajaran dengan strategi working backward terhadap peningkatan hasil
belajar siswa kelas XI MAN II Batam TP.2012/2013. Karena, tujuan dari
pendidikan atau cita-cita pendidikan
yang baik dan
sehat adalah mendorong
anak didik untuk
berfikir secara efektif,
jernih, dan objektif
di dalam suasana
yang bagaimana pun (Crow and
Crow, cit Arif
Rohman, 2011:92).
A. Populasi
dan Sampel
Populasi
adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai
kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk
dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiono, 2011: 61). Populasi
dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN II Batam T.P 2012/2013.
Sampel
adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi
(Sugiono 2011: 62). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN II
Batam T.P 2012/2013.
B. Instrumen
Penelitian
Dalam
penelitian ini, peneliti menggunakan instrument yang berupa dokumentasi dan
angket.
1. Dokumentasi
Dokumentasi
berupa data tentang optimalisasi pembelajaran dengan strategi working backward
angkatan 2012/2013 dan data nilai ujian semester ganjil beserta nilai ulangan
siswa kelas XI MAN II Batam T.P 2012/2013.
2. Angket
Angket
ini digunakan untuk mendapatkan informasi dari responden, angket ini disusun
sedemikian sehingga siswa bebas untuk memilih jawaban masing-masing, hingga
diperoleh data yang akurat yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di
lapangan.
C. Teknik
Pengumpulan Data
Teknik
pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan tenik pengisian angket dan
dokumentasi.
1. Angket
Angket
digunakan untuk mengumpulkan data-data dari variabel bebas yaitu optimalisasi
pembelajaran dengan strategi working backward , dan angket-angket tersebut di
isi oleh siswa pada waktu dan tempat yang sama. Data yang diperoleh dari
pengisian angket ini merupakan data primer.
2. Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data
tentang variabel bebas yaitu data mengenai optimalisasi pembelajaran dengan
strategi working backward dan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa yang berupa rata-rata
nilai dari UTS dan nilai ulangan semester ganjil. Dokumentasi tentang
optimalisasi pembelajaran dengan strategi working backward diperoleh dari
Bimbingan dan Penyuluhan Sekolah, sedangkan data mengenai prestasi siswa
diperoleh dari guru matematika. Data yang diperoleh dari dokumentasi merupakan
data sekunder.
D. Tehnik
Analisis Data
Data
yang terkumpul didalam penelitian merupakan data yang harus di olah secara
teliti dan sistematis. Kemudian di analisis dengan teknik analisis deskriptif.
Jadwal
Pelaksanaan
1. Penyusunan
instrument penelitian : 2 minggu
2. Pengumpulan
data : 4 minggu
3. Analisis
data : 2 minggu
4. Penyusunan
laporan : 4 minggu
DAFTAR
PUSTAKA
Rohman,
Arif. 2011. Memahami
Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Aswaja
Pressindo
Sugiono.2011.
Statistik Untuk Penelitian. Bandung:
Alfabeta
Labels: pendidikan
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





